Sabtu, 27 Juni 2015

Contoh Kasus Hipertensi



Kasus :
Tn. K adalah seorang pelayan toko yang berusia 43 tahun, TB 165 dan BB 60 kg, mempunyai kebiasaan makan 3x1 dan mengemil keripik kentang paling tidak 1 bungkus/hari @250 gram dan kurang makan sayur dan buah. Dia sering mengalami sakit kepala dan lemas. Dia sudah didiagnosis menderita hipertensi sejak 2 tahun yang lalu dan memiliki riwayat asma yang sering kambuh. Saat ini tekanan darah mencapai 185/100 mmHg.

Terapi Obat :
R/        HCT tab 25 mg
S 1 dd ½
R/        Ramipril tab 2,5 mg
S 1 dd 1
R/        Paracetamol 120 mg/5 ml
            Sehari 3-4x4 Sdt
  
Tepat Indikasi :
Nama Obat
Tepat Indikasi
HCT (Hidroklortiazid)
Untuk diuretik
Ramipril
Untuk antihipertensi
Paracetamol
Untuk analgesik

Tepat Obat :
Nama Obat
Mekanisme kerja
HCT (hidroklortiazid)
HCT akan menghambat terjadinya penyerapan kembali Natrium (Na) atau sodium di tubulus convuluted bagian distal
Ramipril
Ramipril adalah inhibitor kompetitif Angiotensin Converting Enzyme (ACE) yang mengubah Angiotensin I menjadi Angiotensin II, selain itu dapat menurunkan Angiotensin II karena penurunan aktivitas plasma renin dan penurunan sekresi aldosteron.
Paracetamol
mempengaruhi zat kimia pada tubuh yang dinamakan prostaglandin, yaitu zat yang dilepaskan sebagi respon tubuh terhadap penyakit ataupun trauma.


Tepat Pasien :
Nama Obat
Keterangan
HCT (hidroklortiazid)
Kombinasi dengan obat antihipertensi yang diberikan kepada pasien yang mengalami hipertensi, TD mencapai 185/100 mmHg
Ramipril
Untuk penyembuhan hipertensi pada pasien, karena pasien mengalami tekanan darah 185 / 100 mmHg
Paracetamol
Untuk mengurangi rasa nyeri pada kepala

Tepat Dosis :
Nama Obat
Dosis standar
Dosis dianjurkan
HCT (hidroklortiazid)
12,5 – 25 mg
1 x sehari 12,5 mg
Ramipril
2,5 – 5 mg
1 x sehari 2,5 mg
Paracetamol
120 mg/5 ml
Sehari 3-4x4 Sdt

Waspada Efek Samping :
Nama Obat
Efek Samping
HCT (hidroklortiazid)
Kelelahan, berbagai macam sakit kulit, gangguan keseimbangan elektrolit, reaksi anafilaksis
Ramipril
Penurunan berlebihan pada TD yang dapat menyebabkan syok, batuk kering
Paracetamol
Keracunan hati, anemia hemolitik, methemoglobinemia, reaksi hematologi

Konseling :
1.      Biasakan berjalan kaki
2.      Istirahat yang cukup
3.      Batasi konsumsi garam
4.      Minum suplemen
5.      Minum obat yang teratur

Tidak ada komentar:

Posting Komentar